Lesson 2

Akhire aku nemu jawabane. Kenapa aku harus alone di sudut kebingungan. Thanks God, you have approved my request.

Malam kemarin aku nanya Aldi, Paginya Aku nanya Nouval, dan Siang aku tanya Alyaa. Semuanya aku tanya dengan tiga pertanyaan yang sama:

1. Kamu Pernah dicuekin temen?

2. Kenapa kamu dicuekin?

3. Berapa lama kamu dicuekin?

Ada kesamaan jawaban dari ketiganya perihal soal nomor satu; Pernah lah, emang siapa yang cuekin kamu?. Untuk jawaban yang sekaligus pertanyaan ini, aku punya jawaban: “sahabat aku. (konon sahabat lebih dari sekedar teman; aku salah satu penganut faham ini).”

Untuk jawaban yang kedua dan ketiga, semua dari mereka menjawab berbeda. Namun semuanya memiliki kesamaan, yaitu ‘mereka mengalaminya karena sesuatu hal yang terkesan sepele’.

Kita mulai dari Aldi. Jawaban dari dia untuk soal kedua adalah; Itu masalah yang sepele tapi sangat serius. Temen aku sedang gandrung banget dengan group band Sheila On 7 waktu itu, kemudian dia punya satu poster besar mereka yang dibingkai rapi. Ketika kami sedang bercanda tertawa ria di kamarnya, aku ga sengaja nyenggol bingkai itu yang akhire terjatuh dan pecah. Akhirnya aku ganti kaca bingkai itu. Tapi tetep, dia seperti tidak mau menerima. dan kitapun berdiaman. Sebenere sih dia yang diam, karena aku selalu berharap dia mau membalas sapa dan senyumku. 2 Bulan setelah itu baru kami kembali seperti biasa, dan itu setelah kami sama-sama nonton konser Sheila di Gazeebo.”

Lain halnya dengan Nouval yang mengaku aku tidak perlu menanyakannya, karena pas kejadian awal, aku ada disamping dia. Karena aku lupa kejadian itu, aku memintanya untuk cerita.

“Gimana seh lus. Bukannya lw waktu itu ada pas kejadian awal gw sama W***i? Ituloh yang kita dieman sampe dua minggu. Ituloh yang lw langsung ngabur pas ketahuan selingkuhan lagi mojok padahal bilangnya lw mau ketemu dosen. Wah.. lupa lw. Yang gara-gara gw bilang sama W**i: lah cowok lw kan udah jalan ama si Beib.”

Sepontan setelah itu saya baru ingat kejadiannya. Kejadian yang seharusnya ga perlu terjadi karena banyak hal yang akhire berubah, namun aku syukuri karena kejadian itulah yang bikin aku punya ide untuk ngabur dari si Anu:p

Well, next dari Alyaa. Temen chating yang sekarang lagi di Malaysia ini jawab singkat padat jelas, mungkin karena dia sedang ga enak badan, padahal biasanya dia ngomong panjang lebar.

“Ini cerita udah lama, kalau sekarang sih udah biasa lagi. sekitar semingguan lah aku didiemin. Sebabnya gara-gara kita salah paham”.

Sebelum aku tanya salah paham perihal apa, ternyata aku harus off seperti dia yang sedang ditunggu Ibunya.

Dari tiga sasaran observasi saya, ada yang saya tangkap diantaranya:

- Apa yang kau anggap remeh bagimu, untuk mereka adalah sesuatu yang puenting.

- Bertuturlah santun, karena Mulutmu adalah harimau mu.

- Apa yang guruku dulu bilang adalah benar, dan ini juga yang diajarkan Rasul Allah; ” Kammin Shodiqin ba’da-l-mazkhi fakhtashoma”. Berapa banyak sahabat, yang setelah canda mereka akhirnya berpisah.

- Innal Quluba idza tanafara wuddaha # Mitshluzzujaji kasruha la yujbar. Sesungguhnya Apabila hati itu telah bercerai berai cinta kasihnya # Maka ia seperti kaca yang sulit untuk disatukan setelah pecah.

Semoga, aku diberi kesabaran untuk tetap berusaha merangkai kembali pecahan-pecahan kaca itu.

5 Responses to “Lesson 2”

  1. @stuti3 Says:

    Emang siapa sih yg nyuekin masQ?

    Orang-orang kayak gitu ga penting kali mas untuk dipikirin, kan masih banyak yang lain.

  2. Nouval Says:

    Nah lw ketahuan nyantumin nama gw. bayar lw :mad:
    jangan terlalu pake perasaan mas, masih banyak pasien lain yang menunggu:p

    eniwei, gw tunggu oleh-olehnya.

  3. deva-fai Says:

    @Astuti
    Huuh nih masmu lagi kena musibah, dicuekin orang.
    Buat aku tetep penting, karena kalian semua adalah penting.

    @Opa
    Wkwkwkwk
    nemu juga nt tulisan ini, emang udah buat fs kamu?

    iya nih banyak pasien yang ngantri.

  4. torazbika Says:

    segera dihaderrrkan gan!!!!!

  5. deva-fai Says:

    @om Tora

    Gundulnyah….

    Ferdinand nanti malam ga maen :p

Leave a Reply