Live From Dubai
Wednesday, November 19th, 2008Duh boring bener, nunggu lima jam buat nerusin ke Jakarta… eniwei.. nice trip!
Tarub… Purbasana… i’m comiiiiiiiiing!
Duh boring bener, nunggu lima jam buat nerusin ke Jakarta… eniwei.. nice trip!
Tarub… Purbasana… i’m comiiiiiiiiing!
Yeah… ni malam bakalan jadi malam terakhir aku di Cairo setelah tiga tahun, mohon maaf atas segala kesalahan dan kesilapan, dan semoga yang terjadi di Cairo selama ini dalam keridhoanNya.
Sampai jumpa di episode selanjutnya.
“Barang siapa yang bangun di pagi hari dan hanya dunia yang dipikirannya, sehingga seolah2 ia tidak melihat hak Allah dalam dirinya maka Allah akan menanamkan 4 penyakit. 1) kebingungan yg tiada putus-putusnya, 2) kesibukan yg tidak pernah ada ujungnya, 3. kebutuhan yg tidak pernah terpenuhi, 4) khayalan ygtdk berujung (HR Imam Thabrani)”
Dan rasa tenang itu pun kini menghinggap kembali. yuhuuuuuuuu!
Dari dua hari kemarin, perasaan ga pernah tenang, entah ada apa sebenere. Meski sudah dengar suara Mamah dari seberang telp, tapi tetep saja belum bisa membuat tenang. Dari pagi tadi hari sampe siang, masih saja merasa seperti dikejar-kejar sesuatu. Ingin baca buku, nggak konsen, pengin nyuci baju juga malas:p… beres” kamar ga jauh beda.
Akhire milih nonton film, nonton lah aku film. Kali ini nonton film -Coblos Cinta-. Tadinya aku ga tertarik, setelah diawal film dilihatkan nama Nadia Shapira, jadi tertarik saya:p Meski akhirnyapun tidak selesai nonton. Gimana mo sampe selesai, pelem gitu mah kagak usah ditonton:p Asli Uelek Poooollll!
Film yang cuma memamerkan bobroknya dunia pendidikan Indonesia. Terlalu menaifkan satu sisi penting untuk memoles cerita. GA USAH DITONTON. Itu kata yang tepat.
Eh setelah sore datang.. rasa tenang itu mulai datang… mulai dari memutar lagu kenangan
sampe dengan membuka” buku diary
ditemenin ama teh anget Arousa khas mesir… uenak tenan.
Semakin malam semakin tenang… pa lagi Pool dan Chelsea sent out from Carling Cup… huawkawkakwkawa. “mau konsen ke tournament yang lebih penting”
Halah… itumah cuma ngeles aja mang… klah ya kalah.. kagak usah banyak cincong pada :army:
United in da House…. :siul:
Awalnya sih gara-gara United kalah dari Arsenal, jadi pengin nyari hiburan laen dah. Bukan maksud ngindar dari para Glory Hunter yang bikin kuping panas, tapi emang ga seneng banget liat penampilan United belakangan. AKhire pergi ama si Bodat ke City Centre, liat-liat jadwal film eh ada film komedi. Awalnya kita kira bagus, -maklum ga ngikutin review film-.
Nontonlah akhire, filmnya ‘The Love Guru’.
directed by Marco Schnabel and starring Mike Myers and Jessica Alba along with Romany Malco and Justin Timberlake
Film yang mengisahkan Pitka yang ditinggalkan orang tuanya di India, kemudian diasuh oleh ‘Guru’. Disana ia mendalami ilmu meditasi dan pengobatan, kemudian dia diminta untuk kembali ke Amerika yang kemudian berniat untuk menjadi orang nomor satu.
Disana ia dimintai tolong untuk membantu seorang atlit Hokey yang sedang mengalami masalah cinta karena istrinya menjalin cinta dengan atlit saingannya, ditambah depresi dari tekanan pemilik klub Hokey tersebut.
Bagaimana kisah aslinya, silahkan tonton sendiri, tapi ga nyuruh ya.. nyaranin aja enggak:p. Soalnya jelek tau… ada tari indianya juga disana, terus plotnya itu terkesan dipaksakan, dan seperti biasa… FIlm Komedi Amerika selalu berafiliasi dari joke of 17.
Jawab yah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan jujur. Jawaban aku soale jujur :p
Semua pertanyaan dibawan ini, sama persis dengan yang Den Ayu posting di bulletinnya.
Milih jalan-jalan or Stay at home?
=== Tergantung isi dompet
Akhire aku nemu jawabane. Kenapa aku harus alone di sudut kebingungan. Thanks God, you have approved my request.
Malam kemarin aku nanya Aldi, Paginya Aku nanya Nouval, dan Siang aku tanya Alyaa. Semuanya aku tanya dengan tiga pertanyaan yang sama:
1. Kamu Pernah dicuekin temen?
2. Kenapa kamu dicuekin?
3. Berapa lama kamu dicuekin?
Ada kesamaan jawaban dari ketiganya perihal soal nomor satu; Pernah lah, emang siapa yang cuekin kamu?. Untuk jawaban yang sekaligus pertanyaan ini, aku punya jawaban: “sahabat aku. (konon sahabat lebih dari sekedar teman; aku salah satu penganut faham ini).”
Untuk jawaban yang kedua dan ketiga, semua dari mereka menjawab berbeda. Namun semuanya memiliki kesamaan, yaitu ‘mereka mengalaminya karena sesuatu hal yang terkesan sepele’.
Kita mulai dari Aldi. Jawaban dari dia untuk soal kedua adalah; Itu masalah yang sepele tapi sangat serius. Temen aku sedang gandrung banget dengan group band Sheila On 7 waktu itu, kemudian dia punya satu poster besar mereka yang dibingkai rapi. Ketika kami sedang bercanda tertawa ria di kamarnya, aku ga sengaja nyenggol bingkai itu yang akhire terjatuh dan pecah. Akhirnya aku ganti kaca bingkai itu. Tapi tetep, dia seperti tidak mau menerima. dan kitapun berdiaman. Sebenere sih dia yang diam, karena aku selalu berharap dia mau membalas sapa dan senyumku. 2 Bulan setelah itu baru kami kembali seperti biasa, dan itu setelah kami sama-sama nonton konser Sheila di Gazeebo.”
Lain halnya dengan Nouval yang mengaku aku tidak perlu menanyakannya, karena pas kejadian awal, aku ada disamping dia. Karena aku lupa kejadian itu, aku memintanya untuk cerita.
“Gimana seh lus. Bukannya lw waktu itu ada pas kejadian awal gw sama W***i? Ituloh yang kita dieman sampe dua minggu. Ituloh yang lw langsung ngabur pas ketahuan selingkuhan lagi mojok padahal bilangnya lw mau ketemu dosen. Wah.. lupa lw. Yang gara-gara gw bilang sama W**i: lah cowok lw kan udah jalan ama si Beib.”
Sepontan setelah itu saya baru ingat kejadiannya. Kejadian yang seharusnya ga perlu terjadi karena banyak hal yang akhire berubah, namun aku syukuri karena kejadian itulah yang bikin aku punya ide untuk ngabur dari si Anu:p
Well, next dari Alyaa. Temen chating yang sekarang lagi di Malaysia ini jawab singkat padat jelas, mungkin karena dia sedang ga enak badan, padahal biasanya dia ngomong panjang lebar.
“Ini cerita udah lama, kalau sekarang sih udah biasa lagi. sekitar semingguan lah aku didiemin. Sebabnya gara-gara kita salah paham”.
Sebelum aku tanya salah paham perihal apa, ternyata aku harus off seperti dia yang sedang ditunggu Ibunya.
Dari tiga sasaran observasi saya, ada yang saya tangkap diantaranya:
- Apa yang kau anggap remeh bagimu, untuk mereka adalah sesuatu yang puenting.
- Bertuturlah santun, karena Mulutmu adalah harimau mu.
- Apa yang guruku dulu bilang adalah benar, dan ini juga yang diajarkan Rasul Allah; ” Kammin Shodiqin ba’da-l-mazkhi fakhtashoma”. Berapa banyak sahabat, yang setelah canda mereka akhirnya berpisah.
- Innal Quluba idza tanafara wuddaha # Mitshluzzujaji kasruha la yujbar. Sesungguhnya Apabila hati itu telah bercerai berai cinta kasihnya # Maka ia seperti kaca yang sulit untuk disatukan setelah pecah.
Semoga, aku diberi kesabaran untuk tetap berusaha merangkai kembali pecahan-pecahan kaca itu.
Ada banyak pelajaran yang aku dapati dari bangku sekolahan, tapi senggolan di lapangan dan hiruk pikuk tengah kota ga kalah ikut andil banyak memberi materi kuliahan. Simple yang dijadikan contoh hari ini; Bangun tidur dengan segala harapan indah untuk menjadikan hari ini penuh bermakna. Sampai pada titik dimana jam menunjukkan pukul 11.00 Wk. saya masih menganggapnya indah. namun segalanya berubah ketika aku menemukan diriku dalam kubangan kebingungan.
Yah, aku bingung… adakah yang salah atas diriku sehingga ia melebeliku seseorang yang layak ia tunjukkan marahnya kepada?
Setelah beberapa saat aku mengehela nafas, sampailah pada nuqtoh tarjih wa tasyrikh, el huwa yakni “Jangan Pernah bercanda dengan orang yang sedang sewot. atau kaw akan diterkamnya. Selalulah bertutur sopan nan santun”.
Well, sorry kalau lw ngerasa gw salah. Maaf untuk semua yang sudah kau anggap mengganggu. Permisi juragan. Senang mengenalmu.